Biden menandatangani RUU baru untuk meningkatkan batas utang pemerintah
Business

Biden menandatangani RUU baru untuk meningkatkan batas utang pemerintah

Pandangan mendasar

Presiden AS Joe Biden menandatangani RUU baru untuk meningkatkan batas utang pemerintah menjadi US$2,5 triliun. Kenaikan itu untuk mencegah Pemerintah AS ditutup dan untuk mempertahankan anggarannya hingga 2023.

Harga grosir AS naik 9,6 persen pada November dari tahun lalu, mengalahkan ekspektasi dan merupakan yang tertinggi sejak November 2010. Harga inti naik 6,9 persen pada perbandingan tahunan, tertinggi sejak Agustus 2014.

Rapat FOMC terakhir untuk tahun ini telah menegaskan rencana para pembuat kebijakan untuk melakukan tiga pengetatan kredit pada tahun 2022. Ketua Jerome Powell mengumumkan bahwa program pembelian bulanan akan dipotong menjadi US$60 miliar mulai Januari dan seterusnya, dari bulanan saat ini US$90 miliar.

Administrasi Biden memasukkan 34 entitas China ke daftar hitam, dengan alasan pelanggaran hak asasi manusia dan dugaan pengembangan “persenjataan kontrol otak”. Langkah itu dilakukan setelah Pemerintah AS mengumumkan boikot diplomatik pada Olimpiade Musim Dingin 2022, dengan alasan pelanggaran hak asasi manusia terhadap Uyghur Xinjiang. China membantah semua tuduhan.

Penjualan ritel China untuk November tumbuh 3,9 persen dari tahun lalu, meleset dari perkiraan. Produksi industri naik 3,8 persen pada perbandingan tahunan, melebihi ekspektasi konsensus 3,6 persen.

Bank Sentral Eropa mempertahankan suku bunga acuan refinancing tidak berubah pada nol persen. Suku bunga pinjaman marjinal tetap di 0,25 persen sementara suku bunga deposito tetap di minus 0,5 persen. Pembuat kebijakan akan memotong program pembelian darurat pandemi senilai 1,85 triliun euro setelah berakhir pada Maret 2022. Program pembelian aset bulanan akan berlanjut pada 20 miliar euro untuk memompa likuiditas pasar.

Prakiraan Teknis

Dolar AS/Yen Jepang berada di zona yang sangat netral di kisaran 113,20 hingga 114,20. Ini akan mengambil tren dolar untuk memutuskan arah pasar. Kami menyarankan pedagang untuk berhati-hati dan menunggu tren menembus di luar kisaran yang disebutkan di atas sebelum memutuskan posisi baru.

Euro/Dolar AS diperdagangkan sideways minggu lalu dan menunjukkan sedikit sentimen bearish pada hari Jumat. Kami memperkirakan tren dapat ditahan dari 1,12 hingga 1,235 hingga pasar keluar darinya. Menembus di luar kisaran ini di kedua arah dapat menyebabkan peningkatan 100 pips.

Pound Inggris/dolar AS turun pada hari Jumat dengan resistensi muncul di 1,335. Minggu ini, kami memperkirakan kisaran awal akan tertahan dari 1,315 hingga 1,335. Tidak ada petunjuk untuk tren sampai pergerakan menembus di luar kisaran ini. Namun, kami juga memperkirakan aktivitas perdagangan menjadi lebih tidak aktif karena musim perayaan.

Harga minyak mentah WTI diperdagangkan dalam kisaran yang sangat sempit dari US$70 hingga US$72,50 per barel pada pekan lalu. Kami memperkirakan pergerakan tersebut bisa tidak aktif hingga akhir tahun. Pedagang semua mengamati tren Januari setelah para pemimpin OPEC+ meningkatkan produksi bulanan.

Minyak Sawit Mentah (FCPO) Berjangka di Bursa Derivatives turun setelah pasar bergulir Rabu lalu. Pasar mencapai RM4,245 per metrik ton dan pulih secara moderat sebelum akhir pekan. Kontrak berjangka Maret ditetapkan pada RM4.404 per metrik ton pada hari Jumat. Kami memperkirakan tren akan menurun lebih lanjut karena penutupan buku akhir tahun. Penurunan mungkin mencapai RM4,100 per metrik ton jika harga melemah. Resistensi topside bisa muncul di atas RM4.500 per metrik ton.

Harga emas telah menunjukkan pembalikan ke atas minggu lalu, berada di support US$1.770 per ons. Kami memperkirakan kisaran awal akan tertahan dari US$1.770 hingga US$1.800 per ounce dan menunggu dolar menunjukkan trennya. Emas bergerak terbalik terhadap dolar dan kami memperkirakan penembusan melampaui US$1.800 per ounce jika pasar berubah menjadi bullish.

Harga perak berperilaku sedikit bullish minggu lalu saat berada di support US$22 per ons. Kami menargetkan dukungan kuat di US$21,50 hingga US$22,00 per ounce jika terjadi penarikan. Resistensi topside bisa muncul di US$23 per ounce dan pasar mungkin terjebak di dalam kisaran tersebut hingga awal Januari.

Dar Wong memiliki lebih dari 30 tahun pengalaman perdagangan dan lindung nilai di pasar keuangan global. Pendapat itu hanya miliknya sendiri. Dia bisa dihubungi di [email protected]







Posted By : keluaran hk malam ini