Indonesia mengizinkan operator terpilih untuk melanjutkan ekspor batubara
World

Indonesia mengizinkan operator terpilih untuk melanjutkan ekspor batubara

Indonesia mengizinkan operator terpilih untuk melanjutkan ekspor batubara

Tumpukan batu bara terlihat diangkut dengan tongkang di Samarinda, Kalimantan Timur pada 11 Januari 2022. – Foto AFP

JAKARTA (13 Januari): Indonesia, pengekspor batubara termal terbesar di dunia, mengatakan akan mengizinkan beberapa operator untuk melanjutkan pengiriman komoditas, kata seorang menteri senior hari ini, menunjuk pada pelonggaran larangan yang ditetapkan pada 1 Januari.

Tiga puluh tujuh kapal bermuatan batu bara telah dibebaskan untuk ekspor hingga Rabu, menurut pernyataan Menteri Koordinator Luhut Pandjaitan.

Larangan ekspor Indonesia diberlakukan setelah penambang batu bara gagal memenuhi kewajiban mereka terhadap pasar domestik dan perusahaan listrik negara PLN memperingatkan akan adanya pemadaman listrik.

Menteri mengatakan perusahaan yang telah memenuhi persyaratan untuk menjual sebagian dari output 2021 mereka ke perusahaan listrik negara untuk pembangkit listrik domestik akan diizinkan untuk melanjutkan ekspor.

Namun denda akan dikenakan terhadap operator yang gagal memenuhi kewajiban kontraktualnya kepada PLN.

Relaksasi itu dilakukan setelah cadangan batu bara domestik untuk pasokan listrik mencapai level aman, katanya.

Kementerian mengatakan saat ini sedang membuat penilaian pemenuhan kewajiban kontrak perusahaan dan akan segera mengumumkan yang akan diizinkan untuk melanjutkan ekspor. Tidak ada indikasi yang diberikan tentang waktu yang dibutuhkan untuk proses tersebut.

“Saya minta ini harus diawasi dengan ketat agar ini bisa menjadi momentum bagi kita semua untuk membenahi tata pemerintahan di negara kita, agar hal seperti ini tidak terjadi lagi,” kata Pandjaitan dalam sebuah pernyataan.

Indonesia mengumumkan akan melarang pengiriman batu bara yang digunakan dalam pembangkit listrik selama sebulan mulai 1 Januari, membuat pasar panik.

Keputusan itu diambil setelah penambang batu bara gagal memenuhi kewajiban mereka untuk menyisihkan 25 persen dari produksi untuk pasar domestik, menempatkan sekitar 10 juta pelanggan pada risiko pemadaman listrik yang meluas.

Produsen batubara memiliki sedikit insentif untuk menjual batubara di pasar domestik di mana harga dibatasi pada $70 per metrik ton — jauh di bawah harga global.

Larangan tersebut membuat harga pasar melonjak dan beberapa negara yang bergantung pada batu bara Indonesia mendesak pemerintah untuk mempertimbangkan kembali keputusannya.

Jepang dan Filipina memperingatkan larangan itu akan sangat mempengaruhi ekonomi mereka. – AFP







Posted By : pengeluaran hk hari ini terbaru