Medac menargetkan UMKM dapat meningkatkan kontribusi terhadap PDB nasional sebesar 1,0 hingga 1,5 persen setiap tahun
Business

Medac menargetkan UMKM dapat meningkatkan kontribusi terhadap PDB nasional sebesar 1,0 hingga 1,5 persen setiap tahun

Medac menargetkan UMKM dapat meningkatkan kontribusi terhadap PDB nasional sebesar 1,0 hingga 1,5 persen setiap tahun

Menteri Pengembangan Wirausaha dan Koperasi Tan Sri Noh Omar berbicara dalam debat penutup RUU Pasokan 2022 di tingkat kebijakan di Parlemen hari ini. – Foto Bernama

KUALA LUMPUR (18 Nov): Kementerian Pembinaan Pengusaha dan Koperasi (Medac) menargetkan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan kontribusinya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) rata-rata 1,0 hingga 1,5 persen per tahun .

Menteri Tan Sri Noh Omar mengatakan target itu diproyeksikan berdasarkan status terbaru dari fase pemulihan nasional, yaitu fase tiga dan empat. Di bawah Rencana Malaysia ke-12 (12MP), kontribusi UMKM terhadap PDB telah ditetapkan sebesar 45 persen pada tahun 2025.

“Ini akan menghidupkan kembali operasi industri, terutama bagi UMKM yang terkena dampak dan lebih mendorong pertumbuhan ekonomi UMKM,” katanya saat menutup debat RUU Pasokan 2022 di tingkat kebijakan di DPR hari ini.

Kontribusi PDB UMKM untuk tahun 2020 adalah 38,2 persen.

Selain itu, Noh mengatakan kontribusi ekspor UMKM diharapkan meningkat rata-rata 2,0-2,5% per tahun.

Berdasarkan 12MP, UMKM ditargetkan berkontribusi 25 persen dari total ekspor negara pada tahun 2025.

“Kontribusi UMKM terhadap total ekspor negara pada 2020 sebesar 13,5 persen,” ujarnya.

Sementara itu, Medac melalui lembaga seperti Lembaga Kewirausahaan Nasional (INSKEN), Perbadanan Nasional Bhd (Pernas), UDA Holdings dan SME Bank telah melaksanakan berbagai jenis program dalam bentuk pembiayaan, bimbingan dan pelatihan, digitalisasi dan akses pasar untuk membantu pengusaha .

Diantara program yang diberikan adalah Program Bimbingan Penjualan Online oleh INSKEN.

Untuk tahun 2020 dan 2021, total RM1,7 juta telah dihabiskan dengan melibatkan total 2.100 peserta di bawah program ini.

Di bawah Pernas, program Pybli memiliki 478 pengusaha yang telah terdaftar dengan total stockkeeping unit (SKU) sebanyak 696 produk.

“Karena semua lembaga memiliki program sendiri, kementerian berencana untuk menggabungkan semua platform menjadi satu platform yang dikenal sebagai Medac Mall untuk tujuan membantu pengusaha,” katanya. – Bernama







Posted By : keluaran hk malam ini