Pemilik bengkel mengirimkan SOS untuk mekanik untuk memperbaiki sepeda motor yang rusak akibat banjir
Life Stories

Pemilik bengkel mengirimkan SOS untuk mekanik untuk memperbaiki sepeda motor yang rusak akibat banjir

Pemilik bengkel mengirimkan SOS untuk mekanik untuk memperbaiki sepeda motor yang rusak akibat banjir

Rajendran mengerjakan sepeda motor di bengkelnya di Dengkil, Selangor pada 4 Januari 2022. — Bernama photo

DENGKIL (6 Jan): Bengkel Raja Motor dipenuhi dengan sepeda motor yang rusak akibat banjir untuk diperbaiki — setelah ketenarannya selama 40 detik — dan dia mencari lebih banyak tangan di dek.

“Saya butuh tambahan tenaga (mekanik) untuk mempercepat proses perbaikan sepeda motor yang terendam banjir. Banyak korban banjir di sekitar Dengkil yang mengirimkan sepeda motornya yang rusak ke bengkel saya, terutama setelah video saya tentang layanan gratis ini tersebar di media sosial.”

Demikian ‘panggilan SOS’ dari pemilik bengkel N Rajendran Motor, N Rajendran, 54, atau lebih dikenal dengan ‘Abang Raja’ mengenai kekurangan tenaga kerja menyusul respon yang luar biasa dari korban banjir yang menjadi pelanggan tetapnya.

“Jumlah sepeda motor yang rusak akibat banjir cukup besar. Jadi saya berharap siapa pun yang memiliki pengalaman dan pengetahuan dalam perbaikan sepeda motor akan datang bekerja dengan saya.

“Kalau di luar Dengkil saya tanggung biaya akomodasi, makan dan minum,” ujarnya tanpa malu-malu saat ditemui Bernama di sini kemarin.

Nama Rajendran atau Raja Motor menjadi viral dan mencatat pencarian tertinggi di Google dan media sosial ketika video berdurasi 40 detik yang diunggah publik menyebar seperti api sejak 30 Desember tahun lalu.

Dalam video tersebut, Rajendran yang saat itu berada di Kampung Chemperai mengajak warga untuk mengirimkan sepeda motor yang rusak diterjang banjir ke bengkelnya yang terletak di kota Dengkil.

Tak lama kemudian, dia dan dua karyawannya harus memperpanjang jam operasional bengkel hingga pukul 9 malam.

“Sebagai imbalan kepada karyawan saya dan setiap calon karyawan, saya akan memberi mereka bonus untuk membantu saya mewujudkan niat tulus ini. Inilah saatnya untuk membalas niat baik pelanggan tetap saya, ”katanya.

Beroperasi di bengkelnya selama 33 tahun, ia dan mekaniknya telah memperbaiki lebih dari 80 sepeda motor milik korban banjir yang tinggal di sekitar Dengkil hingga saat ini.

Ayah empat anak, berusia antara 15 dan 25, meminta pemilik untuk bersabar karena setiap perbaikan memakan waktu satu hingga dua jam dengan biaya busi baru, oli mesin dan filter udara, semuanya ditanggung olehnya.

“Saya ingin membantu dalam bentuk ringgit yang tidak mampu saya beli karena rumah dan barang-barang saya juga rusak diterjang banjir. Saya hanya berharap mereka berdoa agar bisnis saya berhasil,” kata Raja yang berasal dari Selangor.

Sementara itu, pekerja bengkel Muhd ​​Nur Firdaus Che Razali, 21 tahun, yang mengincar diploma studi Otomotif, merupakan lulusan Sertifikat Otomotif dari Institut Pelatihan Industri (ILP) Mersing, Johor.

“Saya ingin lebih banyak ilmu dan pengalaman tapi saya tidak menyangka akan terjadi banjir dan Abang Raja menawarkan perbaikan gratis. Ini kesempatan saya sebelum melanjutkan studi ke jenjang diploma,” kata Nur Firdaus yang mulai bekerja di workshop bulan lalu. — Bernama







Posted By : toto hongkong