Penjualan perdagangan eceran grosir Malaysia mencapai rekor RM118,1 miliar pada November 2021
Business

Penjualan perdagangan eceran grosir Malaysia mencapai rekor RM118,1 miliar pada November 2021

Penjualan perdagangan eceran grosir Malaysia mencapai rekor RM118,1 miliar pada November 2021

Pelanggan berbaris saat mereka menunggu untuk memasuki salah satu toko di pusat perbelanjaan di Kuala Lumpur 10 September 2021. – Foto Malay Mail

KUALA LUMPUR (11 Jan): Penjualan perdagangan grosir dan eceran Malaysia pada November 2021 mencatat level tertinggi yang tercatat, meningkat 7,0 persen tahun-ke-tahun menjadi RM118,1 miliar, menembus level bulan sebelumnya RM116,2 miliar , kata Departemen Statistik Malaysia (DOSM).

Kepala statistik Datuk Seri Dr Mohd Uzir Mahidin mengatakan peningkatan itu dikaitkan dengan sub-sektor perdagangan grosir, yang mencatat pertumbuhan positif 6,8 persen atau RM3,6 miliar menjadi RM56,3 miliar pada November 2021.

“Perdagangan eceran juga meningkat 6,7 persen atau RM3,0 miliar menjadi RM47,8 miliar. Dalam periode yang sama, kendaraan bermotor naik 8,6 persen atau RM1,1 miliar menjadi RM13,9 miliar,” katanya dalam laporan kinerja perdagangan grosir dan eceran yang dirilis hari ini.

Untuk perbandingan bulan ke bulan, dia mengatakan nilai penjualan perdagangan grosir dan eceran meningkat 1,6 persen, didukung oleh pembukaan kembali berbagai sektor ekonomi dan perjalanan antar negara bagian mulai 11 Oktober.

Mengenai kinerja sub-sektor, Mohd Uzir mengatakan pertumbuhan sub-sektor perdagangan grosir sebesar 6,8 persen pada November 2021 didukung oleh grosir khusus lainnya, yang tumbuh 7,6 persen atau RM1,6 miliar menjadi RM22,1 miliar.

“Ini diikuti oleh grosir makanan, minuman dan tembakau dengan 11,2 persen menjadi RM11,4 miliar,” katanya.

Demikian pula, dia mengatakan grosir bahan mentah pertanian dan hewan hidup juga meningkat 15,5 persen menjadi RM4,7 miliar, didorong oleh harga komoditas yang lebih tinggi.

“Untuk perbandingan bulan ke bulan, penjualan subsektor ini naik 1,0 persen,” jelasnya.

Pada sub-sektor perdagangan ritel, dia mengatakan peningkatan 6,7 persen disebabkan oleh penjualan ritel di toko-toko non-khusus, yang mencatat peningkatan 9,9 persen atau RM1,6 miliar menjadi RM17,7 miliar.

Sementara itu, kelompok lain pada subsektor ini juga mencatat pertumbuhan positif, yaitu penjualan eceran bahan bakar kendaraan (18,2 persen), penjualan eceran barang-barang rumah tangga (6,4 persen), penjualan eceran makanan, minuman dan tembakau (9,1 persen). , penjualan eceran bukan di toko, los atau pasar (28,4 persen), penjualan eceran barang budaya dan rekreasi (4,5 persen), penjualan eceran peralatan informasi dan komunikasi (0,8 persen), dan penjualan eceran di warung dan pasar (11,6 persen).

Namun, dia juga mengatakan bahwa penjualan ritel di toko khusus tetap negatif selama enam bulan berturut-turut di -1,0 persen.

“Untuk perbandingan bulanan, perdagangan ritel tumbuh 3,4 persen dengan semua kelompok di subsektor ini mencatatkan pertumbuhan positif,” katanya.

Selain itu, Mohd Uzir mengatakan pertumbuhan 8,6 persen di sub-sektor kendaraan bermotor untuk bulan ini dikaitkan dengan penjualan kendaraan bermotor, yang melanjutkan pertumbuhan dua digit sebesar 11,8 persen atau RM0,9 miliar menjadi RM8,1 miliar. .

Ini diikuti oleh penjualan, pemeliharaan dan perbaikan sepeda motor dengan 9,4 persen menjadi rekor RM1,2 miliar.

Demikian pula, penjualan suku cadang dan asesoris kendaraan bermotor serta perawatan dan perbaikan kendaraan bermotor juga mencatatkan pertumbuhan positif masing-masing sebesar 2,9 persen dan 4,0 persen.

“Namun secara bulanan, penjualan subsektor ini turun -1,9 persen, terseret oleh penjualan kendaraan bermotor yang tercatat -10,4 persen,” ujarnya.

Mohd Uzir mengatakan indeks penjualan ritel melalui internet mencatat pertumbuhan 21,0 persen year-on-year (Oktober 2021: 20,7 persen), sedangkan untuk nilai yang disesuaikan secara musiman, indeks naik 5,4 persen dari bulan sebelumnya.

Dalam hal indeks volume, perdagangan grosir dan eceran mencatat pertumbuhan tahun-ke-tahun sebesar 2,9 persen.

Dia menambahkan bahwa ekspansi tersebut disebabkan oleh kendaraan bermotor yang naik 5,2 persen, diikuti oleh perdagangan eceran sebesar 3,3 persen.

Demikian pula, perdagangan grosir juga mencatat pertumbuhan positif sebesar 1,4 persen, sementara indeks volume yang disesuaikan secara musiman naik 1,6 persen bulan ke bulan. – Bernama







Posted By : keluaran hk malam ini