Rencana Malaysia untuk membuka kembali perbatasan akan mendatangkan investor asing
Business

Rencana Malaysia untuk membuka kembali perbatasan akan mendatangkan investor asing

Rencana Malaysia untuk membuka kembali perbatasan akan mendatangkan investor asing

Kashif Ansari

KUALA LUMPUR (25 November): Malaysia akan membuka kembali perbatasannya untuk pengunjung internasional pada tahun 2022, setelah penutupan hampir dua tahun, dan ini akan berdampak langsung pada pasar properti dengan menarik investor luar negeri dan penduduk tetap asing.

Salah satu pendiri Juwai IQI dan kepala eksekutif kelompok Kashif Ansari mengatakan pembukaan kembali perbatasan adalah simbol kembalinya keseluruhan ke normalitas, pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan lapangan kerja.

“Pada tahun 2020 dan 2021, investasi lintas batas ke real estat Malaysia menurun drastis, seperti yang diharapkan.

“Ke depan, kami memperkirakan pasar perumahan akan mendapatkan kekuatan sebagai akibat dari rebound ekonomi yang lebih luas. Kami akan melihat volume transaksi meningkat terlebih dahulu, dan seiring waktu mengarah ke pertumbuhan harga, ”katanya dalam sebuah pernyataan kemarin.

Kashif juga memperkirakan permintaan perumahan lintas batas akan meningkat sepanjang 2022, dan kemungkinan akan mencapai level 2019 pada 2024 atau 2025.

“Meski begitu, permintaan akan jauh lebih tinggi dari status quo saat ini. Ini akan melegakan bagi pengembang dan penjual yang saat ini ada di pasar.

“Harapan pembeli dari Singapura menjadi yang pertama kembali, diikuti oleh pembeli dari negara lain yang secara tradisional berperan di pasar perumahan mewah Malaysia,” tambahnya.

Mengenai prospek ekonomi, dia mengatakan kecepatan vaksinasi dan obat-obatan Covid baru meningkatkan prospek, yang diharapkan pada tahun 2022 menyebabkan lonjakan pengeluaran rumah tangga dan keinginan untuk mengkonsumsi.

“Semua kondisi yang sama juga berpeluang meningkatkan permintaan properti dan pembentukan rumah tangga baru,” katanya.

Kashif juga mengatakan ekonomi diperkirakan akan bangkit kembali pada tahun 2022, sesuai dengan pertumbuhan ekonomi global.

Pemerintah menerapkan stimulus ekonomi dan fiskal, sehingga Juwai IQI memperkirakan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) mencapai 6 persen tahun depan.

“Pada 65 persen dari PDB, ekspor sangat signifikan sehingga perbaikan dalam pandangan global dan penyelesaian rantai pasokan internasional akan berdampak positif di Malaysia.

“Pekerjaan dan pendapatan rumah tangga berhubungan langsung dengan permintaan perumahan. Pada tahun 2022, kami memperkirakan pembukaan kembali ekonomi dan stimulus pemerintah akan mendorong keduanya ke atas. Ekonom UOB memperkirakan pengangguran turun 6 basis poin menjadi 3,6 persen untuk 2022.

“Singkatnya, perkiraan kami adalah pemulihan ekonomi yang tumbuh dan prospek yang secara signifikan lebih kuat tahun depan,” pungkasnya. – Bernama







Posted By : keluaran hk malam ini